DINOSAURUS DAN AIR BAH SEDUNIA

Senin, 13 Desember 2010



Bruce Stewart
Transleted by: Stevani Aprilia R

                Secara alkitabiah, Kita tahu bahwa dinosaurus berada di bahtera Nabi Nuh sejak 2 jenis setiap binatang yang diambil ke atas. Kenyataannya, ciptaan ini tidak hanya menyelamatkan nyawanya dari cobaan berat sepanjang tahun yaitu air bah tetapi hidup untuk ratusan tahun sesudah itu sebelum mereka menjadi padam.
                Menurut Kejadian 6:14-17, bahtera Nuh kira-kira panjangnya 450 kaki, tingginya 45 kaki, lebarnya 75 kaki, dan mempunyai kapasitas ruan 1.400.000 kaki kubik (sama dengan lebih dari 500 mobil box dalam sebuah kereta api). Bahtera itu tidak dibangun untuk pergi ke titik A ke titik B,tetapi untuk menyerderhanakan menjadi sebuah box apung. Bahtera tidak mempunyai kemudi, kedok, ataupun layar. Tidak ada kapal yang dibangun lebih besar dari bahtera Nuh sampai 1850-an.
                Nabi Nuh tidak mengaba-aba untuk membawa dua dari setiap spesies ke dalam bahtera, hanya dua dari setiap jenis. Jenis terlihat menjadi lebih bentuk  umum daripada spesies-spesies. Secara pasti, di sana ada golongan-golongan  kecil spesies di masa Nabi Nuh daripada sekarang. Malahan, ratusan spesies anjinf dan kucing mungkin  hanya sebuah golongan kecil (beberapa spesies yang beebeda dari anjing dan kucing  di dalam dunia adalah hasil dari pemeliharaan). Ada cukup ruangan untuk semua jenis  binatang, kira-kira tempat yang ekstra untuk makanan dan suplai.
                Bagaimana tentang 30 ton dinosaurus  dahsyat yang mencapai tinggi 3 cerita? Bagaimana mereka layak diatas bahtera? Tuhan mumngkin tidak mengirim kepada Nuh tumbuh dinosaurus dewasa tetapi lebih kecil dari itu “remaja” yang telah mengambil sedikit tempat dan belum mampu intuk reproduksi.
                Tuhan membawa binatang-binatang ke Nuh sehingga dia tidak melepaskan dan “memotongnya” (Kejadian 7:9). Sejak Tuhan membawa binatang-binatang ke kapal dalam sebuah cara yang ajaib, Dia mungkin juga menyediakannya dengan beberapa arti dari hibernate sehingga  memberi makanan dan membersihkan  yang telah dijaga menjadi minimum. Gelap, mengayun lingkungan bahtera mungkin telah mengkontribusi  kepada aktifitas lebih rendah binatang-binatang.
                Teman-teman, orang Kristen harus tidak mempunyai masalah menerima kenyataan dari dinosaurus  beberapa tahun lalu. Tak ada  yanng harus kita tolak ide dengan adanya binatang-binatang yang sangat besar dalam bahtera Nuh.
               

MENCARI YANG HILANG

Rabu, 24 November 2010


“Daftar Prospektus” Yesus memang menakjubkan: Ia memilih Matius si pemungut cukai sebagai salah saru dari Kedua belas rasul, Ia mengajar seorang perempuan yang memilikki lima suami di tepi sebuah sumur, dan ia makan di rumah Zakheus. Betapa berbedanya daftar prospektius kita yang berisi orang-orang yang kita kira akan menjadi prospek yang baik bagi berita injil! Sudahkah kita belajar dari Yesus untuk benar-benar mencari yang hilang?
Yesus tahu tujuan hidupNya: “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” (Lukas 19:10). Ya Allah, tolong kami agar misi kami sama jelasnya seperti misi Yesus.

MAUKAH ANDA SEMBUH Yohanes 5:1-16

Yesus selalu lebih peduli terhadap jiwa manusia. Ia memberitahu orang itu, “Jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk”(ay.14). sekarmg ini Yesus mau menyembuhkan jiwa kita. Ia memanggil kita untuk berdiri dan berjalan bersama dengan Dia. Bagaimanapun, kita dapat tetap tinggal dimana kita tinggal. Sewaktu Yesus menyuruh orang itu, “Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah,” orang itu tidak harus melakukannya. Ia memilikki pilihan. Ia bisa saja memilih untuk untuk memilih berbaring disitu. Ia bisa saja akhirnya mati dalam kondisi yang buruk sekali. Begitupun, sewaktu Yesus memanggil kita, kita memilikki pilihan. Memang akan lebih lebih nyaman untuk berbaring diatas tilam dan tidak melakukan apa-apa—namun jika begitu jadinya, kita tidak pernah dapat menjadi manusia seutuhnya! Keputusan ada ditangan kita.
Semoga Allah menolong kita untuk tidak menjadi seperti orang-orang farisi. Semoga Ia menolong kita untuk menyingkirkan pelbagai tradisi dan prasangka kita. Marilah kita serahkan diri kita ke tangan Tuhan. Ia akan menyembuhkan kita!
Maukah Anda benar-benar disembuhkan? Respon anda akan memperlihatkan jawaban anda.

Jumat, 05 November 2010

WALAU SERIBU REBAH

Kamis, 04 November 2010

TIADA PERNAH KURAGUKAN
KASIH SETIA-MU YA TUHAN
SETIAP WAKTU DALAM HIDUPKU
TAK PERNAH KAU TINGGALKAN

MESKI LANGIT TAMPAK SURAM
AWAN GELAP PUN MENGHADANG
HADAPI BADAI LEWATI GELOMBANG
TAK PERNAH KAU TINGGALKAN DIRIKU

REFF :
WALAU SERIBU REBAH DI SISIKU
KAU TETAPLAH ALLAH PENOLONGKU
WALAU SEPULUH RIBU REBAH DI KANANKU
TAK KAN KU GOYAH S'BAB YESUS SERTAKU