Segala yang tlah terjadi
Mungkin kita tak dapat mengerti
Mengapa Tuhan izinkan semua
Masalah silih berganti
Namun Tuhan tak memberi
Pencobaan melebihi kekuatan kita
Dekatkan diri kepada-Nya
Dia Allah yang setia
Tangan Tuhan akan slalu terbuka
Bagi semua orang yang membutuhkan uluran tanganNya
Percayalah Dia tak akan meninggalkan
Semua orang yang berseru
Berharap pada-Nya
Tangan Tuhan akan slalu terbuka
Dia mengerti setiap tetesan air mata kita
Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu
Datanglah pada-Nya
Sebab tangan Tuhan kan slalu terbuka
Tangan Tuhan Terbuka
Minggu, 06 Maret 2011
Diposting oleh
Stevani Aprilia
di
21.59
1 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
DINOSAURUS DAN AIR BAH SEDUNIA
Senin, 13 Desember 2010
Bruce Stewart
Transleted by: Stevani Aprilia R
Secara alkitabiah, Kita tahu bahwa dinosaurus berada di bahtera Nabi Nuh sejak 2 jenis setiap binatang yang diambil ke atas. Kenyataannya, ciptaan ini tidak hanya menyelamatkan nyawanya dari cobaan berat sepanjang tahun yaitu air bah tetapi hidup untuk ratusan tahun sesudah itu sebelum mereka menjadi padam.
Menurut Kejadian 6:14-17, bahtera Nuh kira-kira panjangnya 450 kaki, tingginya 45 kaki, lebarnya 75 kaki, dan mempunyai kapasitas ruan 1.400.000 kaki kubik (sama dengan lebih dari 500 mobil box dalam sebuah kereta api). Bahtera itu tidak dibangun untuk pergi ke titik A ke titik B,tetapi untuk menyerderhanakan menjadi sebuah box apung. Bahtera tidak mempunyai kemudi, kedok, ataupun layar. Tidak ada kapal yang dibangun lebih besar dari bahtera Nuh sampai 1850-an.
Nabi Nuh tidak mengaba-aba untuk membawa dua dari setiap spesies ke dalam bahtera, hanya dua dari setiap jenis. Jenis terlihat menjadi lebih bentuk umum daripada spesies-spesies. Secara pasti, di sana ada golongan-golongan kecil spesies di masa Nabi Nuh daripada sekarang. Malahan, ratusan spesies anjinf dan kucing mungkin hanya sebuah golongan kecil (beberapa spesies yang beebeda dari anjing dan kucing di dalam dunia adalah hasil dari pemeliharaan). Ada cukup ruangan untuk semua jenis binatang, kira-kira tempat yang ekstra untuk makanan dan suplai.
Bagaimana tentang 30 ton dinosaurus dahsyat yang mencapai tinggi 3 cerita? Bagaimana mereka layak diatas bahtera? Tuhan mumngkin tidak mengirim kepada Nuh tumbuh dinosaurus dewasa tetapi lebih kecil dari itu “remaja” yang telah mengambil sedikit tempat dan belum mampu intuk reproduksi.
Tuhan membawa binatang-binatang ke Nuh sehingga dia tidak melepaskan dan “memotongnya” (Kejadian 7:9). Sejak Tuhan membawa binatang-binatang ke kapal dalam sebuah cara yang ajaib, Dia mungkin juga menyediakannya dengan beberapa arti dari hibernate sehingga memberi makanan dan membersihkan yang telah dijaga menjadi minimum. Gelap, mengayun lingkungan bahtera mungkin telah mengkontribusi kepada aktifitas lebih rendah binatang-binatang.
Teman-teman, orang Kristen harus tidak mempunyai masalah menerima kenyataan dari dinosaurus beberapa tahun lalu. Tak ada yanng harus kita tolak ide dengan adanya binatang-binatang yang sangat besar dalam bahtera Nuh.
Diposting oleh
Stevani Aprilia
di
22.17
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
MENCARI YANG HILANG
Rabu, 24 November 2010
“Daftar Prospektus” Yesus memang menakjubkan: Ia memilih Matius si pemungut cukai sebagai salah saru dari Kedua belas rasul, Ia mengajar seorang perempuan yang memilikki lima suami di tepi sebuah sumur, dan ia makan di rumah Zakheus. Betapa berbedanya daftar prospektius kita yang berisi orang-orang yang kita kira akan menjadi prospek yang baik bagi berita injil! Sudahkah kita belajar dari Yesus untuk benar-benar mencari yang hilang?
Yesus tahu tujuan hidupNya: “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” (Lukas 19:10). Ya Allah, tolong kami agar misi kami sama jelasnya seperti misi Yesus.
Diposting oleh
Stevani Aprilia
di
23.24
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
MAUKAH ANDA SEMBUH Yohanes 5:1-16
Yesus selalu lebih peduli terhadap jiwa manusia. Ia memberitahu orang itu, “Jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk”(ay.14). sekarmg ini Yesus mau menyembuhkan jiwa kita. Ia memanggil kita untuk berdiri dan berjalan bersama dengan Dia. Bagaimanapun, kita dapat tetap tinggal dimana kita tinggal. Sewaktu Yesus menyuruh orang itu, “Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah,” orang itu tidak harus melakukannya. Ia memilikki pilihan. Ia bisa saja memilih untuk untuk memilih berbaring disitu. Ia bisa saja akhirnya mati dalam kondisi yang buruk sekali. Begitupun, sewaktu Yesus memanggil kita, kita memilikki pilihan. Memang akan lebih lebih nyaman untuk berbaring diatas tilam dan tidak melakukan apa-apa—namun jika begitu jadinya, kita tidak pernah dapat menjadi manusia seutuhnya! Keputusan ada ditangan kita.
Semoga Allah menolong kita untuk tidak menjadi seperti orang-orang farisi. Semoga Ia menolong kita untuk menyingkirkan pelbagai tradisi dan prasangka kita. Marilah kita serahkan diri kita ke tangan Tuhan. Ia akan menyembuhkan kita!
Maukah Anda benar-benar disembuhkan? Respon anda akan memperlihatkan jawaban anda.
Semoga Allah menolong kita untuk tidak menjadi seperti orang-orang farisi. Semoga Ia menolong kita untuk menyingkirkan pelbagai tradisi dan prasangka kita. Marilah kita serahkan diri kita ke tangan Tuhan. Ia akan menyembuhkan kita!
Maukah Anda benar-benar disembuhkan? Respon anda akan memperlihatkan jawaban anda.
Diposting oleh
Stevani Aprilia
di
23.15
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Jumat, 05 November 2010
Diposting oleh
Stevani Aprilia
di
05.35
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
WALAU SERIBU REBAH
Kamis, 04 November 2010
TIADA PERNAH KURAGUKAN
KASIH SETIA-MU YA TUHAN
SETIAP WAKTU DALAM HIDUPKU
TAK PERNAH KAU TINGGALKAN
MESKI LANGIT TAMPAK SURAM
AWAN GELAP PUN MENGHADANG
HADAPI BADAI LEWATI GELOMBANG
TAK PERNAH KAU TINGGALKAN DIRIKU
REFF :
WALAU SERIBU REBAH DI SISIKU
KAU TETAPLAH ALLAH PENOLONGKU
WALAU SEPULUH RIBU REBAH DI KANANKU
TAK KAN KU GOYAH S'BAB YESUS SERTAKU
KASIH SETIA-MU YA TUHAN
SETIAP WAKTU DALAM HIDUPKU
TAK PERNAH KAU TINGGALKAN
MESKI LANGIT TAMPAK SURAM
AWAN GELAP PUN MENGHADANG
HADAPI BADAI LEWATI GELOMBANG
TAK PERNAH KAU TINGGALKAN DIRIKU
REFF :
WALAU SERIBU REBAH DI SISIKU
KAU TETAPLAH ALLAH PENOLONGKU
WALAU SEPULUH RIBU REBAH DI KANANKU
TAK KAN KU GOYAH S'BAB YESUS SERTAKU
Diposting oleh
Stevani Aprilia
di
01.10
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Kamis, 21 Oktober 2010
Diposting oleh
Stevani Aprilia
di
00.29
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Langganan:
Postingan (Atom)

